Sekilas Sejarah Kepulauan Seribu

Ilustrasi AI

Kepulauan Seribu memiliki sejarah yang menarik dan berbeda dibandingkan wilayah lain di Jakarta. Sebagai wilayah kepulauan, setiap pulaunya menyimpan jejak sejarah tersendiri. Misalnya, Pulau Kelor yang pada abad ke-17 berfungsi sebagai benteng pertahanan kolonial VOC, serta Pulau Onrust yang pada awal abad ke-20 digunakan sebagai tempat karantina bagi jemaah haji.

Pada masa lampau, Kepulauan Seribu juga menjadi tempat transit bagi para pelaut dari berbagai penjuru Nusantara. Hal ini membuat masyarakatnya kaya akan ragam budaya. Pengaruh tersebut masih terlihat hingga kini pada masyarakat lokal yang dikenal sebagai “Orang Pulo”, dengan logat dan tradisi yang khas, berbeda dari masyarakat di daratan Jakarta.

Secara administratif, Kepulauan Seribu merupakan bagian dari Provinsi DKI Jakarta, dan menjadi satu-satunya wilayah berbentuk gugusan pulau di ibu kota. Berdasarkan data tahun 2022, jumlah penduduknya mencapai 29.008 jiwa, dengan kepadatan sekitar 3.400 jiwa per kilometer persegi.

Wilayah Kepulauan Seribu terletak di antara 106°19’30’’ – 106°44’50’’ Bujur Timur dan 05°10’00’’ – 05°57’00’’ Lintang Selatan. Luas keseluruhan wilayah ini mencapai 7.006,48 km², dengan 8,98 km² di antaranya merupakan daratan. Meski hanya mencakup 1,31% dari total luas Provinsi DKI Jakarta, Kepulauan Seribu menjadi wilayah dengan area terkecil di provinsi tersebut.

Secara keseluruhan, Kepulauan Seribu memiliki 113 pulau, dengan 11 pulau berpenghuni. Penduduknya tersebar di beberapa pulau utama seperti Pulau Untung Jawa, Pulau Pari, Pulau Harapan, dan Pulau Kelapa.

Selain memiliki nilai sejarah dan budaya, Kepulauan Seribu juga menjadi kawasan konservasi bahari yang penting. Taman Nasional Kepulauan Seribu merupakan wilayah pelestarian alam laut nasional sekaligus menjadi daya tarik utama wisata bahari di Teluk Jakarta.

Wilayah ini sepenuhnya dikelilingi lautan, berbatasan dengan Laut Jawa dan Selat Sunda di utara serta barat, Laut Jawa di timur, dan Kota Tangerang serta Jakarta Utara di bagian selatan.

Secara pemerintahan, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu dipimpin oleh seorang Bupati yang dibantu oleh Wakil Bupati. Kabupaten ini terbagi menjadi dua kecamatan dan enam kelurahan, yaitu Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan (meliputi 3 kelurahan) dan Kecamatan Kepulauan Seribu Utara (meliputi 3 kelurahan).

Sumber: https://www.jakarta.go.id/kabupaten-administrasi-kepulauan-seribu

Tanyakan jadwal & paket terbaik di sini:
Hubungi Bumi Biru Wisata

error: Content is protected !!
Scroll to Top