Kepulauan Seribu tetap menjadi destinasi favorit warga Jakarta dan sekitarnya untuk melepas penat. Dari sekian banyak watersport, Banana Boat adalah primadona yang wajib dicoba. Sensasi ditarik speed boat dengan kecepatan tinggi lalu “diceburkan” ke laut memang tak ada duanya.
Namun, agar momen liburan di Pulau Tidung, Pulau Pari, atau Pulau Pramuka tidak berakhir dengan cedera, ada beberapa hal yang wajib Anda perhatikan. Berikut adalah panduan aman naik banana boat di Kepulauan Seribu.
1. Pastikan Pelampung Terpasang Sempurna (Snug Fit)
Jangan hanya sekadar memakai pelampung, pastikan semua klip terkunci rapat dan tali pengikatnya kencang. Pelampung yang longgar justru akan menyulitkan Anda saat terjatuh ke air karena posisi pelampung bisa naik menutupi wajah.
2. Pahami Kode Tangan Instruktur
Sebelum mulai, biasanya pemandu akan memberikan instruksi singkat. Ada dua kode penting yang harus disepakati:
- Jempol ke atas: Tambah kecepatan.
- Jempol ke bawah/Tangan menyilang: Berhenti atau kurangi kecepatan.
- Tanda akan dijatuhkan: Biasanya instruktur akan memberi kode sebelum membelokkan kapal dengan tajam untuk menjatuhkan peserta.
3. Posisi Jatuh yang Benar: Jangan Saling Bertabrakan
Ini adalah bagian paling krusial. Saat merasa kapal akan terbalik, lepaskan pegangan dan biarkan tubuh jatuh mengikuti arah momentum.
- Hindari memegang teman: Menarik teman saat jatuh bisa menyebabkan benturan kepala atau anggota tubuh lainnya.
- Menjauh dari kapal: Berusahalah jatuh menjauh dari badan banana boat untuk menghindari benturan dengan material karet yang keras.
4. Pilih Operator Berpengalaman di Spot Terpercaya
Kepulauan Seribu memiliki banyak titik watersport. Untuk keamanan maksimal, pilihlah operator yang memiliki sertifikasi atau yang sudah direkomendasikan oleh agen wisata resmi. Beberapa spot terbaik dengan pengawasan ketat antara lain:
- Pantai Pasir Perawan (Pulau Pari)
- Jembatan Cinta (Pulau Tidung)
- Pantai Pulau Macan
5. Hindari Membawa Barang Berharga
Meski ingin mengabadikan momen, membawa ponsel atau kacamata hitam tanpa tali pengaman sangat berisiko. Jika ingin mengambil konten, mintalah bantuan kru darat atau gunakan action cam dengan floating hand grip.



